
Transformasi TWA Pulau Bakut Santuari Bekantan Riparian: Kunjungan Diplomat Indonesia untuk Mendorong Pariwisata Internasional
Pada tanggal 13 Maret 2019, Ibu Wiwiek S. Firman, Duta Besar Luar Biasa Republik Indonesia (RI) untuk Finlandia dan Estonia, beserta rombongan wisatawan, menyempatkan kunjungan ke TWA Pulau Bakut Santuari Bekantan Riparian di Kuala. Mereka berupaya mengubah destinasi ini menjadi tujuan ekowisata yang berskala internasional.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut, M.P, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, dan fokus pada upaya promosi destinasi ini di tingkat global. Menurut Hanif, saat ini Kalimantan Selatan telah memiliki beragam destinasi wisata alam seperti Kiram Park, Tahura Sultan Adam, serta Geopark Meratus. Misi kunjungan Dubes dan rombongan dari Finlandia dan Estonia adalah untuk mendukung Kalimantan Selatan dalam meraih status tujuan wisata internasional pada tahun 2019.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur di TWA Pulau Bakut sedang dipercepat. Selain mendapatkan dukungan dari dana DIPA, proyek ini juga mendapat sokongan dari pihak ketiga, yaitu PT. Adaro Indonesia, melalui perjanjian kerja sama (PKS) yang bertujuan untuk memperkuat peran TWA Pulau Bakut di Kalimantan Selatan.
Ketika mendampingi kedatangan Dubes, Abdurrahman, yang merupakan perwakilan PT. Adaro Indonesia, menjelaskan bahwa mereka siap mendukung sepenuhnya upaya konservasi di TWA Pulau Bakut. Tahun 2018, sejumlah dana yang tidak kurang dari 1,6 juta dolar dialokasikan untuk membangun titian ulin sepanjang 630 meter, menara pantau, dan proyek-proyek lainnya.
Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc., Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, terutama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Dishutprov. Kalimantan Selatan, dan PT. Adaro Indonesia yang telah memberikan kontribusi berarti bagi TWA Pulau Bakut. Mahrus berharap agar Grand Opening segera dilaksanakan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, yaitu Bapak Sahbirin Noor (Paman Birin).