
Keunikan Jembatan Titian di Pulau Bakut
Jika Anda berkunjung ke Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut, Jembatan Titian adalah salah satu spot yang tidak boleh Anda lewatkan pada perjalanan ini.
Tidak seperti Jembatan Barito yang dibuat dari material beton, Jembatan Titian dibuat dengan material kayu Ulin sepanjang 630 Meter. Materialnya yang berupa kayu Ulin menjadikan Jembatan Titian ini sangat aesthetic, didukung dengan pepohonan rimbun di sisi kanan dan kiri jembatan tersebut menambah kesan menyatu dengan alam.
Anda dapat menikmati pemandangan alam Pulau Bakut dan mengabadikan momen liburan Anda di atas jembatan ini. Bila beruntung, Anda juga dapat melihat satwa langka seperti Bekantan melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Bekantan yang dapat Anda jumpai di kawasan ini merupakan salah satu dari 14 spesies prioritas yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.57 Tahun 2008 tentang Arahan Strategis Konservasi Spesies Nasional 2008-2018.
Pelestarian Bekantan dan satwa-satwa lainnya, serta berbagai flora yang ada di kawasan TWA Pulau Bakut merupakan komitmen yang dijalankan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan bersama dengan PT. Adaro Indonesia, sehingga ketika Anda melintas melalui Jembatan Titian, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah dengan udara yang segar. Siapkan perlengkapan fotografi terbaik Anda untuk dapat menangkap dokumentasi keanekaragaman hayati di TWA Pulau Bakut dengan kualitas maksimal.