
Pohon ini Sangat Disukai Bekantan
Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut merupakan kawasan konservasi yang menjadi rumah bagai berbagai keanekaragaman hayati. Terdapat berbagai simbiosis unik yang terjalin antara berbagai makhluk hidup di ekosistem Pulau Bakut ini, salah satunya adalah simbiosis unik antara bekantan dan pohon Mendarahan (horsfieldia crassifolia).
Pohon mandarahan merupakan tumbuhan endemik yang tumbuh di hutan-hutan pulau ini. Meskipun pohon mandarahan bukan merupakan satu-satunya makanan favorit bekantan, namu pohon ini menjadi ikon kecintaan bekantan. Bekantan dikenal karena kemampuan memanjatnya yang luar biasa dan senang meloncat dari satu dahan pohon ke pohon lainnya. Bekantan sering ditemukan di ranting-ranting melingkar pohon mandarahan. Pohon mandarahan memberikan bekantan tempat yang aman untuk mencari makanan.
Bekantan lebih sering mengkonsumsi tanaman bakau, atau daun-daunan, buah-buahan, tunas-tunas pohon, dan bunga-bungaan lainnya. Namun, pohon mandarahan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan bekantan, memberikan asupan nutrisi yang kaya dan tempat berlindung yang nyaman.
Upaya pelestarian hutan di TWA Pulau Bakut sangat penting untuk menjaga keberlanjutan bekantan dan habitatnya. Bekantan saat ini terancam oleh hilangnya habitat dan perburuan ilegal. Keharmonisan antara bekantan dan pohon mandarahan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan dan menyoroti keajaiban alam yang perlu dijaga dengan baik untuk kedua spesies ini dan ekosistem ini.